05 April 2025
Sejarah Kami Rikolto di Indonesia dimulai di Flores sekitar tahun 1960 dengan nama Florescommittee, yang didirikan oleh seorang misionaris Belgia, Pater Rene Daem. Kemudian pada tahun 1973, Pater Rene Daem mengubahnya menjadi "Vereniging Zonder Winstoogmerk" atau VZW, yang setara dengan Foundation. Karena VZW Floresvrienden tumbuh lebih besar dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan donor internasional, kemudian berubah menjadi Flemish Organisation for Assistance in Development atau dikenal dengan FADO. Pada awal tahun 2001, tiga organisasi Belgia: Vredeseilanden, FADO dan COOPIBO bergabung menjadi satu organisasi dengan nama Vredeseilanden atau dikenal dengan VECO (VredesEilanden Country Office). Pada 16 Oktober 2017, VECO Indonesia secara resmi mengganti namanya menjadi Rikolto yang berarti Panen dalam bahasa Esperanto. Lebih dari empat dekade, organisasi ini telah mengerjakan beberapa fokus topik seperti Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA), Sustainable Agriculture Chain Development (SACD), Inclusive Business, and Inclusive and Sustainable Food System. Lebih lanjut tentang Rikolto di Indonesia dapat melihat pada website resmi kami : https://indonesia.rikolto.org/id/tentang-kami